• Follow Us

Penjual Jamu yang berani

Date: August 19, 2011 Author: admin Categories: Uncategorized

Riuhnya tepukan tangan dari para siswa dan guru saat Ms. Olga (Koord. HUT RI) memotong nasi tumpeng dan menyerahkannya kepada Ibu Sinta (Ka.TKK7) sebagai tanda bahwa kegiatan dalam rangka HUT RI ke 66 akan dimulai.

Ucapan selamat dari Ibu Sinta saat menerima potongan nasi tumpeng dari Ms. Olga selaku Koord. HUT RI ke 66

Ucapan selamat dari Ibu Sinta saat menerima potongan nasi tumpeng dari Ms. Olga selaku Koord. HUT RI ke 66

“Jangan bergerak!!!!!!!”, seru serdadu Jepang dan langsung menangkap pemuda yang sedang mengibarkan bendera merah putih dan membawa serta mengikatnya di markas serdadu Jepang.

Pics03-K07News19Aug2011-2

Kumpulan para pejuang mulai merencanakan siasat untuk membebaskan temannya dan merebut bendera merah putih yang berhasil diambil serdadu Jepang itu. Maka merekapun menyamar untuk keamanan diri, ada yang menjadi tukang jamu, tukang koran dan tukang kue agar bisa memasuki markas tentara Jepang dengan aman dan tidak mencurigakan.

Pics04-K07News19Aug2011-2

Keahlian meracik jamu membuat  serdadu Jepang tak menyadari adanya obat tidur dalam jamu yang diminumnya

Keahlian meracik jamu membuat serdadu Jepang tak menyadari adanya obat tidur dalam jamu yang diminumnya

Akhirnya merah putih berkibar kembali di tanah Indonesia

Akhirnya merah putih berkibar kembali di tanah Indonesia

Keahlian orang Indonesia dalam membuat jamu dijadikan alat untuk memperdayai serdadu Jepang. Oleh sang penjual jamu racikan jamu itu dicampur dengan obat tidur…. hingga mereka jatuh pingsan dan tukang jamu dan rekan-rekannya berhasil membebaskan pemuda yang ditahan dan merebut serta mengibarkan kembali bendera merah putih.

Pics07-K07News19Aug2011-2

Cuplikan tablo kemerdekaan telah dimainkan oleh guru dan karyawan TKk7 secara singkat itu diharapkan agar para siswa lebih mengerti arti kemerdekaan dan menghormati pahlawan yang telah berjuang.